Senin, 20 April 2015

Latar belakang dan Sejarah ABACA

Berawal dari rasa kecewa dengan produk kartu baca yang beredar di pasaran, mbak Diena sang penemu ABACA terinspirasi membuat kartu belajar membaca sendiri. Ternyata dengan kartu buatannya sang buah hati yang bernama Zakiah sangat antusias dan menghafal semua suku kata akhiran "a" dalam waktu 30 menit.
Merasa takjub mbak Diena bercerita kepada teman-temannya serta mulai lah banyak tawaran untuk membuat kartu yang sama bagi anak-anak mereka.

Sejak di publikasikan di www.abaca-flashcard.com ABACA terjual hingga 1000 paket perbulan dan mampu merekrut 36 orang untuk menjadi agen.

Menurut Mbak Diena keberhasilan pengguna ABACA flaschcard karena ia menyusunnya dengan sistematis dari 44 kartu yang ada pada seri 1 dan 2 yang di klasifikasikan ke dalam 5 box. Menurutnya jika menggunakan landasan menyusun kartu secara acak ataupun berurutan tanpa klasifikasi yang jelas akan menurunkan tingkat keberhasilan pengguna.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar